PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH (E-GOVERNMENT)
BAB I
PENDAHULUAN
Bismillahhirrohmanirrohim.
Dengan mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT serta sholawat serta salam tercurahkan ke junjungan kita Nabi Muhammad SAW, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas Pengantar Teknologi Informasi dengan judul PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH
Semarang, 30 November 2015
Penulis
BAB II
PEMBAHASAN
1. PENGERTIAN E-GOVERMENT
E-Government merupakan kependekan dari elektronik pemerintah. E-Governtment biasa dikenal e-gov, pemerintah digital, online pemerintah atau pemerintah transformasi. E-Government adalah Suatu upaya untuk mengembangkan penyalenggaraan kepemerintahan yang berbasis elektronik. Suatu penataan system manajemen dan proses kerja di lingkungan pemerintah dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Atau E-Goverment adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. e-Government dapat diaplikasikan pada legislatif, yudikatif, atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang demokratis.
Ada tiga model penyampaian E-Government, antara lain :
a. Government-to-Citizen atau Government-to-Customer (G2C) Adalah penyampaian layanan publik dan informasi satu arah oleh pemerintah ke masyarakat, Memungkinkan pertukaran informasi dan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah,
contohnya G2C : Pajak online, mencari Pekerjaan, Layanan Jaminan sosial, Dokumen pribadi (Kelahiran dan Akte perkawinan, Aplikasi Paspor, Lisensi Pengarah), Layanan imigrasi, Layanan kesehatan, Beasiswa, penanggulangan bencana.
b. Government-to-Business (G2B) Adalah transaksi-transaksi elektronik dimana pemerintah menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan bagi kalangan bisnis untuk bertransaksi dengan pemerintah.Mengarah kepada pemasaran produk dan jasa ke pemerintah untuk membantu pemerintah menjadi lebih efisien melalui peningkatan proses bisnis dan manajemen data elektronik. Aplikasi yang memfasilitasi interaksi G2B maupun B2G adalah Sistem e-procurement.
Contoh : Pajak perseroan, Peluang Bisnis, Pendaftaran perusahaan, peraturan pemerintah (Hukum Bisnis), Pelelangan dan penjualan yang dilaksanakan oleh pemerintah, hak paten merk dagang, dll
c. Government-to-Government (G2G) Adalah Memungkinkan komunikasi dan pertukaran informasi online antar departemen atau lembaga pemerintahan melalui basisdata terintegrasi.
Contoh : Konsultasi secara online,blogging untuk kalangan legislative, pendidikan secara online,
pelayanan kepada masyarakat secara terpadu.
Dampak Positif Teknologi Informasi Bidang Pemerintahan
1. Pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor, informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor administrasi.
2. Peningkatan hubungan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat umum, keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik, keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kebencian di semua sisi.
3. Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh.
Dampak Negatif Teknologi Informasi Bidang Pemerintahan
* Lebih akses umum gratis ke situs akan membuka peluang bagi kejahatan cyber yang dapat merusak sistem ICT dalam e-government. Sebagai contoh, kasus pembobolan situs Komisi ketika penyelenggaraan Pemilu oleh seorang cracker.
* Biaya. Meskipun politik digunakan pemerintah informasi dan teknologi dapat melakukan pengeluaran kurang dari konvensional, tetapi sebelum membuat infrastruktur dan teknisi akan memiliki biaya yang sangat mahal.
* Mencapai akses. Harus diakui bahwa tidak semua orang melek teknologi. Bagi orang-orang yang jauh di pedalaman akan sulit untuk mengakses website, blog, atau streaming video tentang politik Indonesia.
BAB III
KESIMPULAN
Jadi, teknologi informasi yang ada dalam negeri kita ini sangatlah berpengaruh terhadap operasional-operasional pemerintah guna untuk membantu jalannya pemerintahan agar pemerintahan kita tidak ketinggalan zaman terutama dalam bidang teknologi informasi dengan semakin berkembangnya
Dan yang terakhir saya sebagai penulis mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah membantu membuat paper ini sampai jadi.
Daftar Pustaka - www.google.com - http://www.dosenpendidikan.com/30-dampak-positif-dan-negatif-teknologi-informasi-dalam-bidang-pemerintahan/ - http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-makalah-tentang/peran-teknologi-informasi-di-bidang-pemerintahan